APBMI Kaltim Perkuat Efisiensi Bongkar Muat Lewat Transformasi Digital E-PBM

APBMI Kaltim Perkuat Efisiensi Bongkar Muat Lewat Transformasi Digital E-PBM

Daerah

APBMI Kaltim Perkuat Efisiensi Bongkar Muat Lewat Transformasi Digital E-PBM

KUALA SAMBOJA — Dewan Pengurus Wilayah Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (DPW APBMI) Kalimantan Timur terus mendorong digitalisasi layanan Perusahaan Bongkar Muat (PBM).

Salah satunya melalui Sosialisasi Penggunaan Sistem Manajemen E-PBM yang diselenggarakan bersama PT Duta Meta Graha bagi PBM anggota Dewan Pengurus Cabang (DPC) APBMI Kuala Samboja di Kantor Sekretariat APBMI Kuala Samboja, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan sumber daya manusia PBM dalam memanfaatkan teknologi informasi guna mendukung proses administrasi dan operasional bongkar muat yang lebih efektif dan terintegrasi.

Sekretaris DPC APBMI Kuala Samboja, Hambali mengatakan, pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kompetensi SDM di masing-masing perusahaan anggota.

“Pelatihan ini merupakan bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia di perusahaan masing-masing, khususnya perusahaan PBM yang tergabung dalam DPC APBMI Kuala Samboja. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memahami penggunaan E-PBM dengan baik sehingga mampu mendukung kelancaran dan kecepatan proses administrasi operasional perusahaan,” ujarnya.

Menurut Hambali, kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan PBM, mengingat kecepatan pelayanan dan ketepatan pelaporan menjadi salah satu faktor yang menentukan kualitas layanan kepada pengguna jasa.

Sementara itu, Sekretaris DPW APBMI Kaltim sekaligus advisor PT Duta Meta Graha, Stefanus Trilaksono, menjelaskan bahwa Sistem Manajemen E-PBM dikembangkan untuk mendukung peningkatan profesionalisme layanan PBM melalui digitalisasi proses kerja.

“Aplikasi E-PBM dirancang untuk mempermudah pekerjaan foreman di lapangan maupun admin perusahaan dalam menyusun berbagai dokumen operasional. Seluruh proses pelaporan dapat dilakukan secara lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, dan terintegrasi dalam satu sistem,” kata Stefanus Trilaksono.

Ia menambahkan, sistem tersebut mencakup penyusunan time sheet, barge schedule, statement of fact, hingga dokumen kegiatan pembongkaran dan pemuatan sejak commence loading sampai complete loading.

“Ketika foreman telah menyelesaikan dan mengirimkan laporan melalui sistem, admin di kantor dapat langsung mengakses data tersebut tanpa harus menunggu dokumen dikirim secara manual. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan sekaligus mempercepat proses administrasi,” jelasnya.

Sesi sosialisasi teknis kemudian dipandu oleh Direktur PT Duta Meta Graha, Fathurrohman, bersama tim pengembang sistem. Melalui penerapan E-PBM, APBMI Kaltim berharap proses administrasi dan pelaporan kegiatan bongkar muat dapat berjalan lebih efektif, akurat, dan profesional di seluruh perusahaan anggota. (*)