Harhubnas 2026, APBMI Kaltim Siap Berpartisipasi
Harhubnas 2026, APBMI Kaltim Siap Berpartisipasi
SAMARINDA – Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di Kalimantan Timur terus dimatangkan. Sejumlah pemangku kepentingan sektor transportasi kembali duduk bersama dalam Rapat Lanjutan Persiapan Pelaksanaan Harhubnas Tahun 2026 yang digelar Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (3/9/2026).
Dalam rapat tersebut, DPW Asosiasi Perusahaan Bongkar Muat Indonesia (APBMI) Kalimantan Timur yang diwakili Ketua Bidang Organisasi, Ferdiansyah Nor Isro dan Ketua Bidang Humas, Rolly turut berpartisipasi.
Berdasarkan agenda rapat, pembahasan difokuskan pada penetapan kepanitiaan bersama, kepastian lokasi pelaksanaan upacara puncak, serta perincian rangkaian kegiatan Harhubnas Tahun 2026 yang akan diperingati pada 17 September mendatang.
Ketua DPW APBMI Kaltim, Syamsudin Murais mengatakan, kehadiran organisasinya dalam rapat tersebut merupakan bentuk komitmen untuk mendukung penyelenggaraan Harhubnas sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan para pemangku kepentingan transportasi lainnya.
"Pengurus DPW APBMI KALTIM menghadiri Rapat Lanjutan Persiapan Pelaksanaan Harhubnas Tahun 2026 di Ruang Rapat Dishub Provinsi Kaltim. Sebagai salah satu stakeholder yang berperan penting di dalam kontek dunia kepelabuhanan khususnya sebagai bagian salah satu dari usaha jasa terkait di perairan mendukung penuh dan siap berpartisipasi dalam agenda Dishub Provinsi tersebut," ujar Syamsudin.
Komitmen tersebut sejalan dengan pandangan APBMI Kaltim yang sebelumnya disampaikan dalam rapat persiapan Harhubnas pada 13 Agustus 2026. APBMI Kaltim menilai Harhubnas dapat menjadi momentum untuk meningkatkan keterlibatan pelaku usaha jasa kepelabuhanan dalam mendukung program pemerintah.
"APBMI berharap momentum Harhubnas ini DPW APBMI Kaltim memiliki peran lebih kongkrit dan mempunyai peran aktif sesuai tupoksinya bersama pemerintah dalam rangka mensukseskan program-program pemerintah di bidang pelayanan kepelabuhanan, khususnya sebagai perusahaan bongkar muat (bagian UJT terkait perairan) sesuai PM 59 Tahun 2021" kata Syamsudin, Kamis (13/8/2026).
Melalui keterlibatan aktif dalam setiap tahapan persiapan, APBMI Kaltim berharap sinergi antara pemerintah dan stakeholder transportasi dapat terus diperkuat demi mendukung peningkatan pelayanan transportasi dan kepelabuhanan di Kalimantan Timur. (*)
Dumeg Media Center
05 Sep 2026